Terima Kasih Atas Kunjungan Anda... Mari Sukseskan Program KB untuk Kita Semua

Minggu, 20 Juli 2014

TERBAIK DI TINGKAT PROPINSI, WONOSOBO RAIH 3 PENGHARGAAN BIDANG KB DAN PAUD









Tiga Penghargaan bergengsi di tingkat Propinsi Jawa Tengah kembali diraih Kabupaten Wonosobo. Ketiga penghargaan tersebut meliputi ; Trophy dan piagam penghargaan sebagai terbaik pertama kategori kelompok KB pria, terbaik pertama untuk kategori lomba bina keluarga balita (BKB), dan terbaik pertama kategori pendidikan anak usia dini (PAUD).

Kepala Badan KB Kabupaten Wonosobo, Junaedi SKM MKes, ketika ditemui di kantornya, Kamis 10 Juli 2014, menjelaskan bahwa ketiga penghargaan tersebut telah diterima, bersamaan dengan peringatan hari keluarga nasional (Harganas) dan hari anak nasional (HAN) Tingkat Propinsi Jawa Tengah di Ungaran, beberapa waktu lalu. Untuk kategori KB Pria, Kabupaten Wonosobo berjaya melalui kelompok KB Prio Utomo Budi Rahayu, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosobo, yang dinilai sukses mengajak kaum pria menyadari pentingnya ber KB dengan metode vasektomi (MOP).

Rabu, 04 Juni 2014

Safari Layanan KB Gratis Bagi Keluarga Pra KS dan KS I Digulirkan



Pelayanan gratis terutama bagi keluarga Pra Sejahtera dan Sejahtera I untuk program Keluarga Berencana (KB) diupayakan Badan Keluarga Berencana (BKB) Kabupaten Wonosobo lewat gelar Bhakti Sosial Pelayanan KB Gratis Tahun 2014. Kegiatan tersebut akan dilakukan secara bergantian di 2 kecamatan yang ada di Kabupaten Wonosobo, yakni Kecamatan Kepil dan Kalikajar.
Gelar safari perdana dilakukan di Puskesmas I  Kecamatan Kepil, Selasa (13/5) kemarin. Dimana dalam kesempatan kali ini, ada 100 akseptor Implan dan 3 Akseptor IUD yang terlayani.





Menurut Kasubid Pelayanan KB, Badan KB Kab Wonosobo, Drs. Supardiyanto, MM, Bhakti sosial ini bertujuan Untuk meningkatkan angka kesertaan ber KB dan menambah capaian KB MKJP terutama didaerah yang pencapaian MKJPnya masih rendah.

Selasa, 06 Mei 2014

IMPLIKASI KEBIJAKAN DAN RESPON PEMERINTAH TENTANG PENGENDALIAN PENDUDUK



Pertumbuhan penduduk mempunyai peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi, hal ini telah dikemukakan oleh para pakar ekonomi kependudukan dan penentu kebijakan telah melakukan kajian tentang hubungan antara pertumbuhan penduduk dengan pembangunan ekonomi.
Pendapat ini bisa dibuktikan dari dampak penurunan fertilitas dan perubahan demografi di Negara-negara yang telah maju, di mana Negara pertumbuhan penduduknya rendah, pertumbuhan ekonomi sangat tinggi, angka kemiskinan dan ketimpangan distribusi pendapatan menurun, pemakaian sumber daya alam berlangsung secara berkelanjutan sehingga implikasi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat cukup bermakna.
Sebagai contohnya, Kelley dan Schmidt mengemukakan bahwa penurunan fertilitas dan mortalitas telah masing-masing telah memberikan konstribusi sebesar 22 % dalam meningkatkan pertumbuhan output. Atau kurang lebih sama dengan 21 % dari 1,5 % rata-rata pertumbuhan perkapita output.

BKB KASIH IBU DESA BENER KECAMATAN KEPIL WAKILI WONOSOBO PADA PENILAIAN TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH



Bina Keluarga Balita (BKB) Kasih Ibu , Desa Bener, Kecamatan Kepi akan mewakili Kabupaten Wonosobo) pada lomba BKB tingkat Provinsi Jawa Tengah. Bahkan pada Senin (05/05), keberadaan BKB Kaih Ibu, Desa Bener tersebut dinilai langsung oleh tim dari Provinsi Jawa Tengah.
         
Ketua TP. PKK Kabupaten Wonosobo, Hj Aina Kholiq dalam sambutannya mengatakan, terpilihnya BKB Kasih Ibu Desa Bener mewakili Kabupaten Wonosobo telah melalui seleksi yang cukup ketat di seluruh kecamatan dengan menyisihkan 14 Nominator lainnya. “BKB Kasih Ibu dinilai memiliki banyak keunggulan dibanding BKB lain yang ada di Wonosobo, sehingga terpilih untuk mewakili Kabupaten Wonosobo pada penilaian tingkat Provinsi Jateng,” jelasnya.

79 PLKB/PKB SE-KABUPATEN WONOSOBO IKUTI REFRESH RR



Sebanyak 79 PLKB/PKB Kabupaten Wonosobo, mulai hari Rabu (23 April 2014) sampai dengan tanggal 24 April 2014, mengikuti Refresh Pencatatan dan Pelaporan (Recording/Reporting) bagi PLKB/PKB  di Aula Badan Keluarga Berencana Kabupaten Wonosobo. Kepala Badan Keluarga Berencana Kabupaten Wonosobo, Djunaedi, S.KM, MKes dalam sambutannya mengatakan, Refresh RR ini bermakna strategis, terutama dalam menghimpun dan melaporkan Peserta Aktif (PA) KB, Peserta Baru (PB) maupun peserta KB baru hasil dari pelayanan KB pasca kelahiran dan keguguran.Hal ini menurutnya akan sangat penting mengingat untuk menentukan arah kebijakan pembangunan, Pemerintah sangat memerlukan data dan informasi yang akurat dan tepat.
Oleh karena itu PLKB/PKB diharapkan memiliki Pemahaman tentang Sistem Informasi Manajemen (SIM) Program KB Nasional,’tambahnya.