Pertumbuhan penduduk mempunyai peranan yang
sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi, hal ini telah dikemukakan oleh para
pakar ekonomi kependudukan dan penentu kebijakan telah melakukan kajian tentang
hubungan antara pertumbuhan penduduk dengan pembangunan ekonomi.
Pendapat ini bisa dibuktikan dari dampak
penurunan fertilitas dan perubahan demografi di Negara-negara yang telah maju,
di mana Negara pertumbuhan penduduknya rendah, pertumbuhan ekonomi sangat
tinggi, angka kemiskinan dan ketimpangan distribusi pendapatan menurun,
pemakaian sumber daya alam berlangsung secara berkelanjutan sehingga implikasi
terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat cukup bermakna.
Sebagai contohnya, Kelley dan Schmidt
mengemukakan bahwa penurunan fertilitas dan mortalitas telah masing-masing
telah memberikan konstribusi sebesar 22 % dalam meningkatkan pertumbuhan
output. Atau kurang lebih sama dengan 21 % dari 1,5 % rata-rata pertumbuhan
perkapita output.

